Blambangan Umpu.RWK – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Hi Yozi Rizal SH, meminta Polres Way Kanan untk dapat melakukan penyelesaian secara Komprehensif pada permalahan terkait Tambang Illegal yang memang marak di Way kanan, karena permasalahnnya sangat komplek, hal itu disampaikan Bendahara Partai Demokrat Lampung tersebut saat bersama Komisi I Provinsi Lampung mengunjungi Polres Way kanan dalam rangka reses ,
“Setelah melakukan komunikasi antara kami dan Kapolres Way Kanan beserta jajarannya saya dapat mengetahui situasi Kamtibmas di Way Kanan seperti apa yang menjadi harapan masyarakat, Dengan adanya reses ini, terungkap potensi gangguan kamtibmas yang belum dapat diungkap karena situasi memang terkendala di lapangan, “Ujarnya.
Masih menurut Puyra Asli Way Kanan tersebut bahwa, dalam penegakan hukum ada restorative justice bukan terkait penindakan saja misalnya pada permasalah TI (tambang ilegal) sehingga ada penyelesaian secara Komprehensif.
Khusus untuk persoalan penambangan ini, saya berharap tetap ada jalan keluar dimana para pemangku kepentingan /stake holder dapat menyamakan persepsi melalui jalinan koordinasi guna mencari solusi yang tepat dengan duduk bersama satu meja.
“Jangan malah untuk menyikapi satu persoalan muncul persoalan lain karena muncul potensi gangguan kamtibmas,” Ungkapnya.
Restorative Justice dan Kasus Menonjol, Jadi Perhatian Anggota DPRD Provinsi Lampung Saat Reses di Polres Way Kanan
Kedatangan Anggota Komisi I DPRD Lampung dari Daerah Pemlihan V ( Way Kanan / Lampung Utara red ) Yozi RizaL (F-Demokrat), H. Mardani Umar (F-PKS), Darwin Hifni (F-PAN), Sahdana (F-PDI Perjuangan) serta Soni Setiawan (F-PKB) disambut langsung oleh Kapolres dan Wakapolres Way kanan, diruang Adhi Pradhana
Pada kesempatan itu Mardani Umar dari fraksi PKS mengapresiasi program kerja unggulan Polres Way Kanan dan untuk Kamtibmas di Way Kanan sudah cukup baik semoga kedepannya untuk menjaga situasi Kamtibmas dapat lebih ditingkatkan kembali.
Mardani umar pun membahas permasalahan tindak pidana C3 (curat, curas dan curanmor) serta kasus yang menonjol bahkan akibatkan korban meninggal dunia agar segera dapat diungkap untuk membuat masyarakat menjadi lebih aman dan tentram.
Senada dengan Mardani , Sahdana dari Fraksi PDI Perjuangan juga meminta agar Polres Way kanan dapat juga menangkap para bandar besar Narkoba bukan hanya kurir dan atau penggunanya saja.
“yang berhasil diungkap untuk narkoba ini belum tredengar bosnya yang tertangkap melainkan hanya kurir dan pengguna selain itu, pungli / preman pada kendaraan angkutan, perjudian, penyalahgunaan BBM (bahan Bakar minyak) dan kasus curas di Bumi Agung serta kasus perampokan uang di Baradatu dapat ditangani dengan baik, masih belum terungkap,” ujar Sahdana. SAH






