BLAMBANGAN UMPU, RADARWAYKANAN.COM – Miris, berbagai fasilitas umum (fasum) yang berada di sekitar area komplek Pemda Kabupaten Way Kanan, dirasa sudah tidak layak dan dapat membahayakan masyarakat, Senin (19/01/26).
Seperti yang kita tahu, akhir – akhir ini banyak sekali pemberitaan viral mengenai jalan raya yang ada di Kabupaten Way Kanan yang sebenarnya sudah tidak layak namun tidak kunjung diperbaiki. Jalan yang hancur atau bolong tersebut, rupanya tidak hanya berada di daerah – daerah terpencil saja.
Di depan gerbang komplek perkantoran Pemerintahan Daerah Kabupaten Way Kanan-pun, sudah dihiasi oleh jalan dengan lubang yang dapat membahayakan pengemudi sekitar.
Rian, pengemudi yang lewat sangat menyayangkan dengan keadaan jalan dan fasilitas umum yang ada.
“Betul mas, saat masuk area perkantoran saja kita sudah disambut dengan trotoar yang bolong diberbagai tempat juga, jadi bukan hanya jalan saja yang bolong,” Terusnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Edwin Bavur, S.Sos., tidak dapat ditemui dan juga tidak berada di kantor. Ketika ditanya ke beberapa pegawai yang ada, mereka juga seolah tidak mengetahui keberadaan Kepala Dinas tersebut.
Menanggapi hal tersebut, salah satu tokoh Kabupaten Way Kanan dengan inisial GS, sudah geram mengenai respon Dinas PU yang terkesan tidak peduli terhadap berbagai fasilitas umum yang sudah rusak tersebut.
“Seperti yang kita tahu, bahwa salah satu tugas Dinas Pekerjaan Umum terkait fasilitas umum meliputi perencanaan, pembangunan, pengelolaan, pembinaan, serta pengawasan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, drainase, air bersih, air limbah, persampahan, bangunan gedung, dan ruang terbuka hijau (RTH), untuk menciptakan lingkungan yang layak, nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” Terang GS.
“Namun, tugas tersebut seolah tidak dijalankan dengan baik di Kabupaten Way Kanan ini. Terbukti dari banyaknya fasum yang rusak. Kalau memang ada alasan lain mengapa berbagai fasum tersebut tidak diperbaiki, paling tidak berikanlah penjelasan kepada masyarakat yang ada,” Lanjutnya.
GS juga menerangkan bahwa ada juga fasilitas umum yang sebenarnya masih bisa dipakai namun terbengkalai seperti dua gazebo yang ada di samping Dekranasda. “Belum lagi masih ada gedung – gedung kosong di sekitar area komplek Pemda yang juga terbengkalai,” Tutup GS. (RWK/AT)






