Radar WayKanan.Com –
Negara Batin, -Waspada! Pembajakan WhatsApp Mengintai Warga Negara Batin, Pakuan Ratu, dan Negeri Besar.
Pengguna WhatsApp di wilayah Kecamatan Negara Batin, Pakuan Ratu, dan Negeri Besar semakin resah dengan maraknya kasus pembajakan akun. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah warga menjadi korban pembajakan akun WhatsApp yang disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Modus yang digunakan pelaku beragam, mulai dari phishing, penipuan berkedok hadiah, hingga rekayasa sosial. Korban biasanya menerima pesan mencurigakan yang meminta mereka untuk mengklik tautan atau memberikan kode verifikasi. Tanpa disadari, tindakan tersebut memberikan akses kepada pelaku untuk mengambil alih akun WhatsApp korban.
Camat Negara Batin Edi Saputra,menjelaskan bahwa beberapa hari belakang dirinya telah menjadi korban penggunaan foto oleh orang yang tidak dia kenal yang mengatas nama Edi Saputra untuk modus penipuan.”Bila ada Keluarga atau masyarakat di wilayah manapun yang mendapati chat dari nomor yang tidak dikenal menggunakan foto saya kiranyanya diabaikan saja karena itu jelas bukan nomor saya.”Terangnya
“Saya mengimbau pengguna WhatsApp untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap pesan-pesan mencurigakan. Jangan mudah percaya dengan iming-iming hadiah atau ancaman. Selalu verifikasi kebenaran informasi pribadi kita,” imbuhnya.
Lebih lanjut saya juga mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Negara Batin, untuk berhati-hati dalam penggunaan media sosial, terutama WhatsApp dan Messenger. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya jika ada orang yang meminta atau meminjam sesuatu dengan menggunakan profil orang lain, bahkan jika itu adalah profil teman atau keluarga.
“Pastikan dan konfirmasi dulu kebenarannya kepada pemilik nomor terkait atau keluarganya. Jangan sembarangan mengirim data pribadi atau lainnya,” jelasnya.
Jika ada pesan masuk melalui WhatsApp, Facebook, atau Messenger yang mencurigakan, meskipun itu menggunakan nomor teman atau keluarga, masyarakat harus tetap waspada.”Jika kata-katanya sudah mencurigakan, baik itu dari bahasa, isi, serta keperluannya. RWK/JONI






