BLAMBANGAN UMPU (RWK) — Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Way Kanan tak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Percatuan ikut mendapat ruang melalui Turnamen Catur Bupati Cup yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Way Kanan bersama Pemerintah Kabupaten Way Kanan di Aula Buway Semenguk (Aula Inspektorat), Rabu (19/8).
Inspektur Way Kanan, Bismi Janadi, mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus pendampingan bagi calon atlet catur daerah.
Menurutnya, Way Kanan memiliki sejumlah pecatur yang telah menunjukkan prestasi dalam berbagai pertandingan. Karena itu, pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting agar potensi tersebut dapat terus berkembang.
“Catur bukan hanya permainan di atas papan. Ada banyak hal yang bisa didapatkan, seperti belajar memikirkan sesuatu dengan matang sebelum melangkah dan melatih kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.
Ia menambahkan, Turnamen Bupati Cup kali ini memiliki level pertandingan yang cukup serius. Ajang tersebut telah mengacu pada standar pertandingan nasional dengan menghadirkan juri dan wasit berlevel nasional serta perwakilan Percasi Provinsi Lampung.
“Jadi, level pertandingan ini bukan main-main,” katanya.
Turnamen tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, yang mewakili Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah. Machiavelli sekaligus menjabat sebagai Ketua Percasi Way Kanan.
Dalam sambutannya, Machiavelli menyebut catur sebagai perpaduan antara seni dan strategi. Setiap langkah di atas papan, kata dia, membutuhkan perhitungan sekaligus keberanian karena selalu ada risiko yang harus dihadapi.
“Dalam catur kita harus berani melangkah. Setiap langkah tentu memiliki risiko. Karena itu, sikap pantang menyerah juga harus kita tanamkan,” ujarnya.
Menurut Machiavelli, catur bahkan dapat menjadi gambaran sederhana tentang kehidupan. Di atas papan yang kecil, seorang pemain dituntut mempertimbangkan setiap keputusan sebelum menentukan langkah berikutnya.
“Catur pada dasarnya bisa disebut sebagai miniatur kehidupan. Dalam papan kecil itu, pemain harus benar-benar memikirkan langkah apa yang harus diambil,” katanya.
Ia menilai Way Kanan memiliki banyak talenta muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah. Karena itu, pemerintah bersama organisasi olahraga perlu terus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berlatih, berkompetisi dan mengembangkan kemampuan mereka.
“Jadikan ini sebagai perjalanan untuk membuat Kabupaten Way Kanan menorehkan prestasi. Jangan menyerah, tetap semangat, junjung tinggi sportivitas dan selamat bertanding,” pesannya.
Machiavelli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Turnamen Catur Bupati Cup tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai bagian dari perayaan HUT RI, tetapi dapat menjadi salah satu langkah pembinaan olahraga catur secara berkelanjutan di Way Kanan. (RWK/AT)












