oleh

Begal Bersenjata Kembali Hantui Way Kanan, Petani Ditembak di Paha Saat Cari Rumput, Motor Dibawa Kabur

-Umum-40 Dilihat

WAY KANAN (RWK) – Aksi begal bersenjata api kembali menggemparkan Kabupaten Way Kanan, Lampung. Seorang warga Kampung Sukabumi, Kecamatan Buay Bahuga, bernama Warsak (57), menjadi korban perampokan sadis setelah ditembak di bagian paha kanan sebelum sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan tanggul yang berada di perbatasan Kabupaten Way Kanan, Lampung, dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban tengah mencari rumput untuk pakan ternak menggunakan sepeda motor Honda Beat. Ketika melintas di lokasi yang dikenal sepi, korban diduga dihadang pelaku begal.

Pelaku kemudian menembak paha kanan korban hingga tersungkur dan tidak berdaya. Setelah memastikan korban tidak mampu melawan, pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban dan melarikan diri.

Beberapa warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberi kabar kepada keluarga korban. Warsak kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka tembak yang dideritanya.

Kepala Kampung Sukabumi, Subroto, mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di lokasi yang sepi dan pada jam-jam rawan.

“Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga kami. Saya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama ketika beraktivitas di daerah yang rawan dan pada waktu-waktu tertentu seperti siang hari, menjelang magrib, maupun malam hari,” ujar Subroto.

Ia juga menyampaikan doa dan dukungan kepada korban beserta keluarga agar segera pulih dari peristiwa yang dialaminya.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Way Kanan dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Bambang Irawan. Ia meminta masyarakat memperkuat kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada ketika melintasi jalur yang sepi serta saling menjaga keamanan kampung. Kami juga berharap masyarakat dapat membantu pihak kepolisian dengan memberikan informasi yang dapat mengungkap pelaku,” katanya.

Menurut Bambang, aparat kepolisian saat ini telah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku begal.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan akan pentingnya peningkatan pengamanan di jalur-jalur perbatasan dan kawasan yang minim aktivitas masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera menangkap pelaku agar rasa aman masyarakat kembali pulih dan aksi kriminal serupa tidak kembali terulang. (RWK)