oleh

Baru Groundbreaking, Langsung ‘Serbu’ Jakarta! Aksi Ngebut Pemkab Way Kanan Bikin Warga Heboh dan Angkat Topi

-Umum-38 Dilihat

WAY KANAN (RWK) – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus menunjukkan akselerasi tanpa jeda dalam mendorong pembangunan infrastruktur. Usai mendampingi Gubernur Lampung melakukan groundbreaking perbaikan jalan, Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah langsung bertolak ke Jakarta guna memperjuangkan dukungan pusat di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Langkah cepat dan simultan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Bumi Ramik Ragom bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan.

Bupati Way Kanan menegaskan bahwa perbaikan jalan memiliki dampak strategis terhadap perekonomian masyarakat. Menurutnya, kerusakan infrastruktur selama ini menjadi hambatan utama dalam distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

“Kalau jalan rusak, hasil panen terhambat, biaya logistik naik, petani rugi. Ini yang kita putus sekarang,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya konektivitas menuju sentra produksi seperti padi, jagung, singkong, serta komoditas unggulan seperti karet, sawit, kopi, dan lada. Hal tersebut dinilai krusial dalam mendukung program nasional, termasuk agenda besar pembangunan.

Dalam kunjungannya ke pusat, Bupati membawa sejumlah usulan strategis, di antaranya percepatan pembangunan koridor jalan produksi, optimalisasi irigasi teknis melalui saluran tersier, serta pengadaan penerangan jalan umum (PJU) di ruas nasional sepanjang sekitar 80 kilometer.

Groundbreaking yang dilakukan Gubernur Lampung di Way Kanan menjadi bukti bahwa intervensi di tingkat provinsi telah berjalan. Namun, Bupati memastikan upaya tersebut diperkuat melalui dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah pusat agar pembangunan berjalan secara menyeluruh.

Respons positif pun datang dari pihak kementerian. Usulan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dinilai strategis dan akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Perhubungan. Meski demikian, pemerintah pusat menekankan pentingnya percepatan penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai syarat realisasi program.

Di tengah langkah cepat pemerintah daerah, apresiasi dari masyarakat Way Kanan mulai bermunculan. Warga menilai keseriusan dan kerja keras pemerintah daerah sudah terlihat nyata di lapangan.

Salah satu petani di wilayah tersebut menyampaikan bahwa perbaikan jalan sangat dinantikan selama ini. “Kami sangat terbantu kalau jalan sudah bagus. Selama ini ongkos angkut mahal, hasil panen kadang terlambat sampai pasar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pelaku usaha lokal yang berharap konektivitas yang lebih baik dapat meningkatkan aktivitas ekonomi. “Kalau akses lancar, distribusi barang lebih cepat dan usaha kami bisa berkembang. Kami apresiasi langkah cepat pemerintah daerah,” ungkapnya.

Masyarakat juga menilai langkah Bupati yang langsung mengawal program hingga ke tingkat pusat sebagai bentuk keseriusan dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Upaya tersebut dinilai memberikan harapan baru bagi percepatan pembangunan di Way Kanan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, optimisme masyarakat semakin menguat. Bupati Way Kanan pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan secara terpadu.

“Kami bergerak di semua lini. Hari ini groundbreaking berjalan, dan di saat yang sama kami kawal langsung di pusat. Target kami jelas, tahun 2026 hingga 2027 Way Kanan harus melompat,” tegasnya.

“Way Kanan Mandiri dan Sejahtera bukan sekadar slogan. Ini kita wujudkan lewat infrastruktur yang mantap dan konektivitas yang hidup,” tutupnya. (RWK)