Waspada DBD, Pemkam Tanjung Raja Sakti Beri Edukasi Pencegahan

Blabangan umpu (RWK),- Pemkam Tanjung Raja Sakti bersama UPT Puskesmas Bumi Baru, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga encegahan demam berdarah.

Deni Paika KA UPT Puskesmas Bumi Baru, melalui program kesehatan lingkungan, melakukan kegiatan PE ( penyelidikan Epidemiologi ) terhadap warga Kampung Tanjung Raja Sakti.

“Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) fluktuatif saat musim hujan, populasi Aedes Aegypti akan meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas ketika habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air hujan,” jelas Deni.

Dirinya menjelaskan kondisi tersebut akan meningkatkan populasi nyamuk sehingga dapat menyebabkan peningkatan penularan penyakit DBD. Kelangsungan hidup nyamuk Aedes Aegypti akan lebih lama bila tingkat kelembaban tinggi selama musim hujan sehingga masyarakat harus lebih waspada pada saat memasuki musim hujan. Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue, virus dengue ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes sp.

Baca Juga  Jumat Bersih Di Lingkungan Pemda Way Kanan

Gejala demam berdarah dengue ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual dan manifestasi perdarahan seperti mimisan atau gusi berdarah serta adanya kemerahan di bagian permukaan tubuh pada penderita. Pada umumnya, penderita DBD akan mengalami fase demam selama 2-7 hari.

Oleh karena itu, perlu adanya peran serta masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan kasus DBD. Kegiatan yang optimal adalah melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara “3 M PLUS” melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J).

Baca Juga  13 Kampung Gunung Labuhan Siap Gelar Pilkakam Serentak

Kegiatan 3M yaitu Menguras tempat penampungan air minimal 1 minggu sekali, Menutup tempat penampungan air, Mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang memiliki potensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.
Selain itu ditambah cara lainnya (PLUS) dengan menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air, menggunakan kelambu saat tidur, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah.

Baca Juga  Vaksin 1 dan 2 di Kantor Kampung Bali Sadar Utara

Yan Mintarsih, S.E Kakam Tanjung Raja Sakti mengatakan, “Ucapan terimaksih atas perhatian tim UPT Puskesmas Bumi Baru kepada warga Tanjung Raja Sakti, selaku pemerintahan kampung kami akan selalu mendukung kegiatan yang sifatnya untuk kebaikan masyarakat,” tuturnya


Tetap patuhi protokol kesehatan 5M, Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan di air mengalir dengan menggunakan sabun, Mengurangi mobilitas.

RWK/Anta