Warga Karta Jaya Akan Setop Pekerjaan Kalau Ditemukan Kejanggalan

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

NEGARA BATIN.- RWK, Walaupun Kadis Pekerjaan Umum Way kanan telah menyatakan paket peningkatan SP. Kartajaya – Kartajaya dengan nilai  Rp. 1.927.115.613,48 masa kerja 05 oktober – 25 Desember 2021 yang  berada di Kampung Kartajaya Kecamatan Negara Batin benar adalah paket proyek milik Pemkab Way kanan, bukan buakn berarti perosalan tersebut selesai  disitu, karena masyrakat menginginkan agar pekerjaan tersebut dihentikan sebelum rekanan memenuhi volume pekerjaan dn dikerjakan sesuai dengan RAB yang ada.

“ Kami akan kawal pekerjaan ini sampai tuntas, dan hasil investigasi kami sepertinya volumenya ini kurang, kami ingin kejelasan dari Pihak yang berkompenten ( dari Dinas Pekerjaan Umum Way kanan red ), sebab kalau tidak pekerjaan ini akan kami stop sementara , sebelum ada pernyataan mereka akan mengerjakannnya dengan benar dan maksimal,” ujar Sekretaris Kampung Kartajaya Fahrobi.

Baca Juga  Cegah Covid, Bali Sadhar Tengah Semprot Desinfektan Fasum

Pernyataan dibenarkan oleh Sabdaria warga Karta Jaya lainnya, dimana menurut Sabdaria, walaupun ai dan warga lainnya sangat senang dengan peningkatan jalan tersebut, akan tetapi ia berharap kepada pihak pelaksana ataupun kontraktor agar transpran,  karena itu diatur dalam Undang undang No 14 tahun 2018 ( KIP ) Mulai dari pagu, panjang, Lebar, tebal, nama pelaksana dan kontraktor termasuk nama CV nya, agar pelaksana proyek ini betul-betul memperhatikan kualitasnya dan untuk  pemadatan itu betul-betul di perhatikan sehingga tidak terulang lagi jalan yang baru beberapa hari dibangun sudah amblas.

“Kami menyambut gembira proyek ini, selama ini warga harus menempuh jalan yang rusak dan berlobang dan dengan ditingkatkannya kualitas jalan tersebut , maka pihaknyapun akan merasakan indahnya  daerah yang tersentu pembangunan, namun kami berharap kepada pihak yang berwenang dapat mengingatkan kepada pihak pekerja agar pekerjaan tersebut dapat dikerjakan secara maksimal dan jangan melenceng dari RAB, jangan mentang mentang kami paling ujung, tapi ingat Bpak Gubernur Lampung juga berasal dari Negara Batin lo,” ujar Sabdaria.

Foto : Warga tunjukan jalan yang diduga asal asalan

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Way kanan Septama ST, yang dikonfrimasi Radar menerangkan bahwa saat itu ia sedang di lapangan melakukan pemnatauan langsung pada proyek dimaksud, sekaligus melakukan pengawasan atas apa yang didugakan oleh masyarakat,

Baca Juga  KPU Sosialisasi Tahapan Pilkada Kepada Pokdarwis Rebang Tangkas

‘ Untuk Plang sudah diganti dengan yang benar, rupanya itu kesalahan waktu cetak, cop nya saja yang salah tetapi untuk lambang dan semua keterangan lainnya benar, dan mengenai dugaan kekurangan volume PPTK sedang melakukan pengecekan, selain itu, saat ini pekerjaan itu belum selesai atau belum FHO,  sehingga nanti kalau ada kekurangan pasti akan kita penuhi, dan yang belum dikerjakan akan dikerjakan, masyarakat monggo silakan mengawasi”ujar Septama.

Baca Juga  Manfaatkan Dana Desa, Pj Kampung Penengahan salurkan BLT-DD

Diterangkan sebelumnya. Aziz Muslim Anggota DPRD Way kanan, menjadi berang ketika pulang melihat ada prpyek Kabupeten ditulis Proyek Provinsi, sehinga ia menduga kalau hal itu disengaja untuk mengelabui rekanan Way Kanan yanag selama ini dikatakan tidak ada paket proyek, atau mungkin didisenagaja tumpang tindih peketjaan,

“setahu saya ini adalah paket yang dianggarkan melalui APBD Way Kanan ,mengapa kok di Plangnya tertulis Pemerintah Provinsi lampung, inikan Kampung saya, kok bisa bisanya mereka mau megelabui masyarakat dengan mengatakan itu paket pemprov wong saya ikut mengesahkan,

“Api aja Kadis kerjaan sembrono dan pembohongan publik, sina anggaran APBD Way Kanan mengapa di Plangnya APBD Provinsi,”ujar Aziz. RWKI 1/ANDREI