Warga Karang Umpu Bersenjatakan 60 HT untuk Jaga Keamanan

[responsivevoice_button voice="Indonesian Female" buttontext="Berita Suara"]


Blambangan Umpu RWK– Karang Umpu adalah salah satu contoh desa yang menggunakan alat komunikasi Handy Talkie (HT) yang berfungsi menyampaikan informasi dan menjaga keamanan desa

alat komunikasi HT di wilayah Kampung Karang Umpu mencapai 60 unit, seluruh aparatur kampung dan beberapa tokoh masyarakat diberi fasilitas
ada juga yang memiliki sehingga lebih mudah untuk berkomunikasi atau memberi informasi jika ada kejadian yang berlawanan dengan Hukum.

Baca Juga  Warga Sribasuki Hias Menara Eiffel di Peringati HUT RI ke-76

menurut salah satu pemik warisno (45) dengan adanya HT di kalangan masyarakat sangat ber manfaat dan sangat di butuhkan untuk informasi yang penting dan untuk memonitoring keadaan sekitar demi menjaga ke amanan lingkungan sehingga memberikan rasa aman di daerah kampung tersebut

” Semenjak ada nya HT ini kami khususnya warga karang umpu agak merasa tenang dan aman karena jika ada hal hal yang mencurigkan kami secara cepat bisa mengetahuinya, dalam keadaan mendesak seperti ada kejadian pencurian , kecelakaan, ada warga yang membutuhkan pertolongan akan lebih cepat dan mudah untuk menyebarkan informasi dan melakukan tindakan pertolongan”,paparnya.

Baca Juga  28 KPM Kembali Terima BLT DD Kampung Segara Midar

Kepala Kampung Karang Umpu M.Kosim Raja Putra saat dikonfrmasi melalui Media Sosial mengatakan bahwa warganya diberi fasilitas HT khususnya aparatur kampung dan ada juga yang berinisiatif membeli dengan dana pribadi mereka sendiri untuk menjaga keamanan kampung dan memberikan informasi penting, karena dimasa pandemi ini kita juga harus mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tidak melakukan kumpul kumpul.

Baca Juga  55 KPM Umpu Bhakti Terima BLT DD Hari Ini

Tentu sudah jelas HT sangat mudah digunakan hingga kapan pun atau secara terus menerus tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lain. HT ini tidak seperti internet ataupun telepon seluler yang mana memerlukan biaya tambahan seperti kuota. Dengan pengguna bebas menggunakannya tanpa adanya khawatir terhadap biaya lain tersebut.RWK/SPR