SMAN 1 Gunung Labuhan Masih Terapkan Daring

Gunung Labuhan (RWK)- Belum usainya Covid-19 di Kabupaten Way Kanan, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gunung Labuhan masih tetap terapkan pembelajaran dengan sistem Dalam Jaringan (Daring red).

Dengan sistem daring ini merupakan suatu keharusan yang harus dilaksanakan setiap sekolah, bagaimana tidak karena saat ini masih kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir, dan hal tersebut adalah salah satu upaya untuk keberlangsung sistem pembelajaran yang harus berjalan.

Baca Juga  Wujudkan Pemerataan Akses Air Minum dan Sanitasi, Indra Perpanjangan Pipanisasi

Dwi Wahyunanti, S.Pd selaku kepala sekolah SMAN 1 Gunung Labuhan ambil sikap profesional dalam kondisi tersebut.

“namanya bencana, apalagi ini termasuk bencana dunia, oleh sebab itu tinggal bagaimana cara kita menyikapi persoalan tersebut dengan menggunakan aturan yang ada, dengan menggunakan serta mengikuti regulasi yang ada,” Kata Dwi, Selasa (27/10).

Masih kata Ibu Dwi, bahwa sistem pembelajaran sampai saat ini berjalan dengan baik dengan menerapkan beberapa metode yang ada.

Baca Juga  Sambut HUT RI, Kampung Bandar Kasih Adakan Rembuk Bersama

“Metode yang digunakan dengan Daring melalui What group yang sudah dikondisikan oleh masing-masing Wali kelas, kemudian juga menggunakan google classroom, sesuai dengan kenyamanan dan kesepakatan siswa maupun siswinya dengan wali kelasnya,” Ujar Dwi.

Akan tetapi hal itu tidak mutlak semuanya dengan sistem daring, yang terkendala dengan sinyal dan gagdet, siswa didik bisa mengambil materi dan tugas di sekolah.

Baca Juga  Kampung Mulyasari Disiplin Aparatur Nomor Satu

” Yang tidak ada fasilitas, baik itu tidak memiliki Gadget, ataupun terkendala dengan sinyal maka peserta didik di anjurkan datang ke sekolah untuk mengambil materinya kepada setiap koordinator pembelajaran Luar Jaringan (Luring) yang sudah difasilitasi oleh sekolah, tetapi tetap menggunakan protokol kesehatan,” Ungkap Dwi. Selasa (27/10)
Rwk/OKSI.