Sensasi Ngabuburit di Tugu Perahu Baradatu

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Baradatu, RWK– Bagi warga Bumi Ramik Ragom, siapa yang tidak kenal dengan tugu perahu yang terletak di Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

Selain menjadi Icon tersendiri, Tugu tersebut menjadi primadona di Bulan Suci Ramadhan. Ramadhan tak hanya membawa kenikmatan beribadah, tetapi juga membawa berkah bagi para penjual takjil.Banyak pengusaha UMKM Makanan dan Minuman merasa senang sebab berjualan disana, sehingga menjadi objek destinasi para pemburu takjil.Tak sedikit warga yang sekedar datang untuk berfoto atau duduk-duduk sembari menunggu adzan Maghrib tiba.

Baca Juga  Om Romi...Kami Kangen

“Meskipun waktu penjualan terbatas dimulai ba’da ashar hingga menjelang magrib tetapi pembeli cukup ramai, selain ngabuburit mereka juga membeli kuliner di sini,” kata penjual takjil yang mengaku Andi saat dikonfirmasi Radar Waykanan.

Andi pun merasa senang, di tengah kesulitan akibat pandemi yang tak berepisode, ia merasa terbantu dengan usahanya tersebut.

Baca Juga  Tidak Vaksin Booster, Adipati Tak Ragu Copot Jabatan Kepala Dan Jajaran OPD

Nampaknya euforia yang dirasakan Andi, berimbas kepada David (18) kaula muda yang kerap nongkrong di sana (tugu perahu). Bersama teman-temannya, David menikmati suasana Ramadhan saat ini, selain banyaknya kendaraan hulu-hilir, nuansa tersebut menjadi kesenangannya sendiri yang tak dapat ditemui pada bulan -bulan lain.

“Bulan Ramadhan ini sangat istimewa, sehingga puasa naas tak terasa meskipun cuaca sedikit panas. Hiruk pikuk aktivitas masyarakat, seperti berjualan takjil, ada yang ngabuburit, tentu hal ini membawa kedamaian tersendiri yang tak bisa ditemui pada bulan-bulan yang lain,”imbuh Andi.RWK/Oksi.