Rumah Warga Kampung Jukuh Batu Hanya Tinggal Puing dan Kepulan Asap

RADARWAYKANAN.COM,BANJIT,- Masyarakat Kampung Jukuh Batu Kecamatan Banjit Way Kanan, pada pukul 11.05 WIB, Selasa 27 September 2022 pagi tadi , di hebohkan oleh terbakarnya rumah Hadi Isman setempat yang ahirnya rata dengan tanah serta hanya menyisakan puing puing hitam, diduga hal tu disebabkan oleh konsleting listrik dirumah yang terbuat dari kayu tersebut.

Menurut Khoirin, Kepala Kampung Jukuh Batu, bahwa dalam kurun setahun terahir sudah ada dua wargnya yang mengalami musibah kebakaran, dan pada bulan juli tahun 2021 yang lalu terdapat 5 rumah warganya yang terbakar habis terbakar yang juga disebabkan oleh Korsleting listrik.

“ Rumah rumah warga saya di Kampung Juku Batu ini , memang masih didominasi oleh rumah yang terbuat dari kayu, selain itulah bahan yang mudah didapat juga karena rumah kayu dan Panggung dianggap lebih cocok dari rumah depok dengan kondisi alam yang berada di perbukitan sepeti ditempat kami ini , sehingga memabng saat terjadi kebakaran akan lebih mudah terbakar,” ujar Khoirin.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tak Salam Kapolri, Sinyal Kekecewaan Terhadap Polri?

Masih menuurt Khoir Kepala Kampung tersebut biasa dipanggil kerabatnya, akibat kejadian itu korban mengalami kerugian yang di taksir sekitar Rp.50.000.000 juta, selain rumah ikut terbakar semua harta benda Hadi Isman berupa Sepeda, motor, TV dan semua perlengkapan rumah lainnya, karena tidak semapat lagi diselamatkan, walaupun warga dan keluarga sudah berusaha memadamkan.

“ Saat kejadian cuaca yang terik disertai angin yang agak kencang, mengakibatkan api cepat membesar dan membubung tinggi, kendati beberapa warga setempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, tetapi api bukannya pada namun tambah membesar, untungnya korban ( Hadi red ) sedang berada di kebun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu,”tegasnya.

Baca Juga  Patroli PRESISI Polres Way Kanan Sasar Titik Rawan dan Pusat Keramaian

Camat Banjit, Nasrullah Ali, dikonfirmasi Radar Lampung sore ini membenarkan kejadian tersebut, dan menurutnya, dugaan awal akibat korsleting listrik, untuk itu ia berharap warganya semakin waspada apalagi sekarang memasuki musim kemarau.

“ Sejak saya menjabat sebagai Camat di Banjit ini, sudah terjadi beberapa kali terjadi kebakaran, ini memang musibah yang tidak bisa kita sesali, akan tetapi kita bisa menghindarinya dengan jalan lebih berhari hati kedepan, antara lain, sebelum meninggalkan ruumah atau sebelum tidur kita ceka dahulu, dapur dan listrik cabut semua colokan yang menempel karena biasanya kan colokan itu terbuat dari plastik yang cepat panas dan terbakar, matikan lampu yang tidak penting, “ ujar Nasrullah Ali.

Baca Juga  131 KPM Bonglai terima BLT DD

Terpisah, Hi. M, Syahyar tokoh masyarakat setempat yang juga mantan Anggota DPRD Way Kanan meminta pihak PLN melakukan pendataan ke rumah rumah warga untk melihat kondisi saluran listrim warga, bukan untuk mencari cari kesalahan tetapi memberikan saran agar warga yang Instalasi dirumahnya sudah harus diganti diberi saran untuk diganti, untuk menghindarkan bahaya yang lebih besar seperti halnya kebakaran yang menimpa Hadi Isman.

“ Saya asli jukuh Batu paham benar banyak rumah keluarga saya yang saat ini Instalasi listriknya sudah tua dan harus segara di ganti, kalau saya yang menyampaikan saya sendiri kurang paham, tetapi kalau petugas PLN yang menyampaikan lebih efesien karena mereka lebih memahaminya.” Tegas Hi. M Syahyar. RWK1