Raden Adipati Hadiri Launching Dan Penandatanganan Prasasti Program Kemandirian Perempuan PC Fatayat NU

Way Tuba (RWK),– Bupati Way Kanan H.Raden Adipati Surya, S.H.,M.M Launching dan Tandatangani Prasasti Program Kemandirian Perempuan PC Fatayat NU, di Dusun Pasundan Kampung Way Tuba Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Rabu (10/03).

Launching dan Penandatangani Prasasti Program Kemandirian Perempuan PC Fatayat NU tersebut dihadiri oleh MWC NU, Ketua Lembaga NU, Banom NU, se-Kabupaten Way Kanan.

Turut hadir dalam  Acara Tersebut, Kadis PMPTSP , Kadis INDAk, Irwansyah Camat  Way Tuba, M. Teguh Kakam Way Tuba, Sairul sidik Harianja Kodim 0427 bahuga, Babinsa dan Babin Kamtibmas wilayah setempat. Acara tersebut dilaksanakan tetap dengan mengedepankan protokol Kesehatan.

Dalam sambutannya yang di awali dengan bahasa Lampung, Bupati Way Kanan Hi. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M mengucapkan rasa syukurnya karena dalam kesempatan tersebut dapat berkumpul dan menjalankan silaturahim.

“Payu ram jama-jama panjatko puji dan syukur kehadirat Allah SWT sai pada kesempatan sija ram unyin segala dapok berkumpul dan bersilaturahmi menghadiri Lounching dan penandatanganan prasasti Program kemandirian perempuan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Way Kanan delom keadaan sehat walafiat,” Kata Raden Adipati Surya dalam bahasa daerahnya, hal ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Way Kanan Nomor 060/59/1-II/WK/2017 tanggal 25 April 2017 tentang Ketentuan Pengunaan Bahasa Lampung Way Kanan setiap Hari Rabu sebagai bentuk pelestarian Bahasa Daerah.

Baca Juga  Diduga Jarang Masuk Absensi Penuh

Bupati Way Kanan itu mengatakan, bahwa pada zaman jahiliah martabat perempuan dipandang sangat rendah, hanya pandangan negatif yang dilontarkan terhadap perempuan sehingga perempuan tidak menjadi prioritas di zamannya.

“Pada zaman jahilyah, martabat perempuan dipandang sangat rendah bahkan dianggap hanya sebagai penerus generasi. Pandangan negatif terhadap perempuan serta perbandingan kualitas antara lelaki dan perempuan juga semakin diperah dengan persepsi masyarakat yang lebih memprioritaskan laki-laki. Padahal, tidak ada rujukan yang menjadi dasar untuk menujukkan bahwa bahwa prioritas itu ditentukan oleh jenis kelamin. Bahkan jika kita merujuk pada Al-Quran sebagaimana tertuang dalam surat An-Naml ayat 29-44 bagaimana Al-Quran menceritakan perempuan bernama Balqis yang menduduki tahta di Negeri Saba. Disini jelas tergambarkan bagaiman sebetulnya citra perempuan yang terpuji adalah perempuan yang memiliki kemandirian, memiliki hak politik dan sigap dengan segala permasalahan,” Paparnya.

Baca Juga  Kakam Bali Sadar Utara Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakatnya

Secara gamblang, dirinya memaparkan hakikat serta peran perempuan, seperti halnya di masa Pandemi Covid-19 saat ini. Perempuan mempunyai peranan yang sangat penting.

“Dimasa pandemi seperti saat ini, perempuan sangat mempunyai peran penting, banyak sekali rutinitas perempuan yang jika dikelola dengan baik akan memberikan kontribusi pada kesejahteraan keluarga,” Ujarnya.

Apa yang dicanangkan Fatayat Kabupaten Way Kanan sangat memberikan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi sektor mikro, karena yang digali oleh Fatayat NU Kabupaten Way Kanan adalah potensi dari perempuan yang di daerah. Yang belum dikembangkan secara optimal.
Selain itu, usaha mikro adalah satu-satu usaha yang masih mampu untuk ditumbuh di masa pandemi ini, karena usaha mikro adalah usaha yang produksinya menyesuaikan keadaan pasar dan dikelola dengan tenaga operasional yang tidak banyak bahkan cendrung menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga  Kampung Gunung Cahya Resmi Menjadi Kampung Tangguh Ramik Ragom

Lebih jauh ia memaparkan, bahwa perempuan di kabupaten Way Kanan sangat berpotensi sebagai tonggak awal bangkitnya kemandirian serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

” Potensi perempuan-perempuan Way Kanan benar-benar bisa digali seoptimal mungkin maka tema kemandirian yang di usung oleh Fatayat NU Way Kanan, yaitu Dengan Kemandiirian Perempuan kita Wujudkan Perempuan Way Kanan yang Sejahtera dan Ungul pasti akan terwujud, dan besar harapan saya, akan memberikan nilai lebih pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah kita di masa yang akan datang.
Insyallah, dengan ditandatangan prasasti gerakan perempuan pada hari ini, semoga menjadi tonggak awal bangkitnya kemadirian perempuan-perempuan di Kabupaten Way Kanan,” Pungkas Raden Adipati Surya

(RWK-D/Oksi)