Punya Nilai Sejarah,Jembatan Ayun ini Tak Terawat

Gunung Labuhan, Radar Way Kanan– Diperkirakan dibangun sejak zaman Belanda hingga saat ini, Jembatan ayun penghubung antara Kecamatan Gunung Labuhan dan Baradatu yang terletak antara kampung tiuh balak II dan Banjar Sari rusak parah.Tidak tanggung-tanggung Jembatan sepanjang kurang lebih 20 meter tersebut nyaris tak bisa dilewati. Bagaimana tidak, perbaikannya pun tak pernah tersentuh, kalaupun diperbaiki berkat inisiatif swadaya masyarakat.

Baca Juga  Diduga di Way kanan Kios Pupuk dan Distributor kadali Gapoktan terkait harga pupuk subsidi

“Kami berharap jembatan ini segera diperbaiki, kalau tidak ditakutkan memakan korban, sebab sangat prihatin sekali. Dimana papan paping yang menjadi lantainya sudah banyak yang buruk dan jatuh, sehingga jika tidak hati hati akan tergelincir jatuh di sungai way besai,”kata Odi (24) salah satu warga yang melintas di jembatan tersebut ketika menuju pasar Baradatu.

Baca Juga  Kampung Bandar Kasih Giat Bersih Bersih Sambut HUT RI

Dikatakan Odi, akses jalan yang melewati jembatan ayun itu merupakan jalan provinsi. Namun akhir-akhir banyak masyarakat mengeluh, serta memprotes kepada pemerintah agar diperhatikan.

“kami berharap pihak yang berkompeten, (pemerintah) dapat mengatensi apa yang menjadi keluhan masyarakat tersebut,”pungkasnya.RWK/Oksi.