Penyuluhan Dan Pelatihan Pencegahan stunting Dan Parenting Kampung Karya Jaya

Way Tuba (RWK)– Pemerintahan Kampung Karya Jaya Mengadakan Penyuluhan Dan pelatihan Pencegahan Stunting Dan Paranting Pada kader kesehatan dan Ibu Ibu Hamil dan sedang menyusui.

Hadir Dalam Acara tersebut, Embi Darwanda Kakam Karya Jaya, Bambang susilo ,Tenaga ahli bidpelayanan sosial (Tutor),
Diskes Upt Way Tuba, Tim Kecamatan Way Tuba.Di balai kampung Setempat (28/12)

Bambang susilo dalam Edukasinya mengatakan “Parenting education adalah upaya pendidikan atau Pendidikan usia dini yang dilaksanakan oleh keluarga dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia, misalnya melalui seminar tentang parenting, sharing dengan teman-teman, membaca buku tentang pengasuhan. Salah satu tujuan Parenting Education adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan orang tua dalam melaksanakan pengasuhan yang baik agar anak memiliki kepribadian yang baik.

Baca Juga  Hati hati! Pakar Beri Peringatan Keras Soal Penyebaran 'Disease X', Ini Pandemi yang Lebih Mematikan?


Stunting adalah Keadaan dimana tubuh anak lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak seusianya

Dirinya menambahkan Ibu hamil dengan gizi kurang sebelum dan selama hamil, gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin Bayi berat lahir rendah Pemberian ASI yang tidak memadai dan makanan tambahan (MP ASI) yang tidak sesuai Penyakit infeksi yang berulang, seperti diare dan infeksi pernapasan Menurut UNICEF faktor kemiskinan, pengetahuan masyarakat akan gizi
Lalu apa ciri-cirinya
Anak yang stunted pada usia 8-10 tahun lebih terkekang/tertekanlebih banyak diam, tidak banyak melakukan kontak mata Memiliki performa yang buruk pada tes perhatian dan memori belajar Pertumbuhan melambatTanda-tanda pubertas terlambat à payudara, menstruasi, rambut pubis, rambut ketiak, panjangnya testis dan volume testisWajah tampak lebih muda dari umurna Pertumbuhan gigi yang terlambat tutupnya.Anta