SMAN 1 Gula Siap Daftarkan Peserta Didiknya SNMPTN

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Gunung Labuhan, RWK– Proses penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2022 untuk jalur
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) resmi dibuka. Siswa kelas XII SMA dan SMK sudah dapat memulai pembuatan akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT)

Hal tersebut dikatakan Ketua LTMPT Mochamad Ashari dalam keterangannya , dikutif dari Radar Lampung Selasa, (11/1)

“Pembuatan akun LTMPT untuk sekolah sudah dimulai 4 Januari. Untuk siswa sudah bisa melakukan pembuatan akun LTMPT hari ini pada jam 15,00 WIB,”kata dia.

Baca Juga  Penyemprotan Disinfektan Di SMP N 1 Baradatu

Berdasarkan hal tersebut, Dwi Wahyunanti, S. Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan, mengatakan saat ini sekolahnya tengah berkoordinasi untuk melakukan verifikasi akun sekolah serta mulai menginput peserta didiknya yang eligible untuk bisa mendaftar SNMPTN.

“Untuk dapat mengikuti proses seleksi, para siswa wajib memiliki akun LTMPT, oleh sebab itu sekolah terlebih dahulu akan mempersiapkan apa yang menjadi persyaratannya, seperti mengunggah data seluruh siswa
yang eligible, ” jelas Dwi kepada Radar Waykanan, Selasa, (11/1)

Baca Juga  Kegiatan Pembinaan Upacara dan Himbauan Kamtibmas di SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang Oleh Wakapolsek Cikupa Polresta Tangerang

Untuk menentukan siswa eligible, lanjut Dwi, juga memperhatikan akreditasi sekolah.

“Karena akreditasi sekolah kita B, maka kuota yang kami dapatkan 25%, sehingga kuota siswa eligible untuk mendaftar SNMPTN, IPA : 25% × 26 = 7 siswa, IPS : 25% x 43 = 11 siswa, “kata Dwi.

Dwi menjelaskan, pihaknya akan memberikan akun pendaftaran bila peserta didik eligible sudah verifikasi dan validasi (Verval), namun tetap dalam pengawasan dan pendampingan sekolah.

Baca Juga  Empat Orang Guru dari Baradatu Meninggal Akibat Lakalantas di Tol Trans Sumatera

“Bila sudah verval, maka akun tersebut diberikan para siswa, Siswa bisa login dan registrasi secara masing-masing atas bimbingan guru atau, bila ada kendala signal, kami (Guru.red) yang akan memandu dan atau mendaftarkan akun mereka, ” pungkas Dwi. RWK/Oksi.