Pemerintah Kampung Suka Jadi Tuntaskan Penyaluran BLT-DD

Kasui- RWK,- Pemerintah Kampung Suka Jadi Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan, rampungkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap akhir yakni Desember 2021 kepada 81 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kampung setempat, Jum’at (24/12).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kampung itu dihadiri oleh Kepala Kampung Suka Jadi Yeni Rachman, Sekretaris Camat Kasui Hendra Gunawan, Babinsa, Bhabinkamtibmas,BPK Kampung Suka Jadi, Aparatur Kampung Suka Jadi dan masyarakat penerima BLT-DD.

Baca Juga  Tabrakan Tol Bakter, 2 Orang Tewas, Ini Data Korban

Kepala Kampung Suka Jadi Yeni Rachman mengatakan, dengan telah dilaksanakannya pembagian BLT-DD tahap akhir yakni untuk Bulan Desember 2021 terhadap KPM di Kampung ini, maka penyaluran BLT-DD secara keseluruhan di tahun anggaran 2021 untuk 81 KPM sudah tuntas.

“Penyaluran BLT-DD kepada KPM itu juga sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor : 50/PMK.07/2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 205/PMK.07/2019 tentang pengelolaan Dana Desa,” katanya.

Baca Juga  Polres Way Kanan Lakukan Persiapan Operasi Zebra Agung

Dijelaskannya, dengan telah terealisasinya penyaluran BLT-DD tahun 2021 secara keseluruhan mulai Januari sampai Desember 2021 itu, maka Pemerintahan Kampung Suka Jadi telah selesai menjalankan kewajibannya.

“Mudah-mudah BLT-DD yang telah diterima oleh KPM itu bisa bermanfaat bagi masyarakat, Selain itu juga bisa pergunakan sebaik mungkin dalam membantu meringankan KPM dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang diperlukan,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat KPM BLT-DD di Kampung Suka Jadi untuk tetap menunggu dan bersabar, karena dalam pengelolaannya nanti juga akan sesuai dengan PP No.104/2021 salah satunya tentang penggunaan dana desa itu.

Baca Juga  Camat Negeri Agung Tinjau Pelaksanaan Posyandu di Kampung Bandar Dalam

Dalam aturan itu sudah dijelaskan salah satunya bahwa Kampung wajib menganggarkan untuk BLT-DD itu sebesar 40 persen dari pagu anggaran dana desa tahun 2022.

“Untuk itu dalam waktu dekat ini Kampung juga akan melaksanakan musyawarah bersama masyarakat dan pihak terkait lainnya mengenai hal tersebut,” tandasnya. (RWK/Kadarsyah).