Pemerintah Kampung Gunung Labuhan Tunggu Pencairan Dana Desa 2022

Gunung Labuhan (RWK),- Program pembangunan di Kampung Gunung Labuhan Kecamatan Gunung Labuhan, terus berjalan dengan baik.

Diungkapkan Kepala Kampung Gunung Labuhan H.Yanto, pembangunan kampung melalui dana desa sudah terealisasi dan bisa dirasakan masyarakat.

“Untuk tahun 2021 dan sebelumnya, sudah terealisasi sesuai perencanaan,” ungkapnya kepada Media Radar Way Kanan, Kamis (27/01).

Di tahun 2020 misalnya, lanjut H.Yanto, Kampung Gunung Labuhan berhasil membangun rabat beton, sumur bor dan menciptakan kantor Kampung menjadi indah serta dilengkapi dengan perpustakaan kampung yang selesai dibangun menggunakan anggaran Dana Desa 2020.

Baca Juga  Komsos Secara Langsung, Babinsa Ingatkan Warga Pentingnya Prokes dan Jaga Keamanan

Selain membangun rabat beton pemerintah kampung juga membangun lagi sejumlah pembangunan yang bersumber dari APBD provinsi.

“Diantaranya membangun Santitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat dan Pamsimas yang telah tersalur kerumah-rumah serta sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, pemerintah Kampung Gunung Labuhan juga telah merealisasikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD red) pada tahun 2020 dan dilanjutkan pada tahun 2021 hingga bulan Desember, serta ditahun 2022 ini akan dilakukan sesuai dengan Perpres No.104 tahun 2021,” imbuhnya

Baca Juga  Pemkab dan BPS Way Kanan Siapkan Pelaksanaan Satu Data Indonesia

Dalam pembangunannya, H.Yanto juga didampingi pihak kecamatan dan kabupaten, serta mengedepankan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang mana PKTD ini memberikan peluang kerja bagi masyarakat kampung dengan kategori miskin.

“Pihak kecamatan dan kabupaten juga mendampingi dalam pembangunannya. Kita ikuti sesuai petunjuk teknis,” ungkapnya.

Dijelaskan H.Yanto, seluruh penggunaan anggaran telah dievaluasi pihak kecamatan dan kabupaten, “Ya pada prinsipnya, jika tidak laksanakan, maka tidak dapat anggaran di tahun 2021. Sedangkan tahun 2022 ini belum melaksanakan pembangunan, tapi sebanyak 40 persen anggaran dilarikan ke BLT. Sedangkan 20 persen untuk ketahanan pangan dan 8 persen penanganan covid-19. Ada juga untuk siltap RT dan pembinaan PKK hingga posyandu,” tutupnya

Baca Juga  Hendra Gunawan : Jangan Terlena

Diketahui, ditahun 2021 pemerintah Kampung Gunung Labuhan juga berhasil membangun Program Kota Ku yang bersumber dari APBD.