Ops Sikat Krakatau 2022, Polsek Baradatu Amankan Pelaku Curat dan Penadah

Baradatu. – Polsek Baradatu Polres Way Kanan  berhasil mengamankan
Tersangka inisial ST (31) warga Dusun Gajah Mati Kampung Gedung Jaya Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan merupakan non target operasi (TO) Ops Sikat Krakatau 2022. Karena diduga pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) dan penadah hasil curian Handphone di Kampung Sukosari Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan yang terjadi pada senin tangggal 16 Mei 2022 lalu .hari ini.(27/5).

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kasat Reskrim AKP Andre Try Putra menjelaskan kejadian perkara terjadi pada Senin, 16-05-2022 pukul 03:00 WIB Korban terbangun dari tidur, kemudian korban berjalan menuju kamar mandi yang terletak di bagian belakang rumah korban.

Baca Juga  Tingkatkan Kamtibnas, Camat Negeri Agung Pantau Ronda Malam di Kampung Gedung Jaya

Korban melihat jendela bagian dapur belakang rumah korban dalam posisi terbuka, karena merasa curiga korban mencoba melakukan pemeriksan terhadap barang miliknya yang berada di dalam rumah.

Dugaan korban benar, ternyata 1 (satu) unit HP merk samsung dan 1 (satu) unit Laptop merk ASUS yang terletak di atas meja ruang tamu rumah korban sudah tidak ada lagi.

Baca Juga  Ludes, Toko Warga Kampung Setia Negara dilalap Api

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 8. juta rupiah dan melapor ke Polsek Baradatu.

Pada Rabu, 25-05-2022 pukul 18:00 WIB Tekab 308 Polsek Baradatu Polres Way Kanan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Kampung Sukosari Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.

Atas informasi tersebut petugas melakukan penyelidikan dengan menuju lokasi selanjutnya berhasil mendapati pelaku dan barang bukti 1 (satu) unit HP merk Samsung milik korban selanjutnya petugas langsung mengamankan pelaku tanpa ada perlawanan.

Baca Juga  Polsek Rebang Tangkas Gelar Patroli KRYD Antisipasi Kerawanan Kamtibmas

‘Kini pelaku telah  diamankan dan dibawa ke Polsek Baradatu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tersangka dapat dikenai pasal 363 KUHP dengan hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun dan atau dipersangkakan pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara 4 tahun,” ujar AKP Andre Try Putra RWK I