Membanggakan !!! Prestasi kembali dicapai oleh siswa SMAN 2 Negeri Besar

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Negeri Besar RWK,-Prestasi yang membanggakan kembali dicapai oleh siswa SMAN 2 Negeri Besar. Kali ini datang dari cabang Geografi dan Kebumian pada ajang Olimpiade Sains Pelajar Nasional (OSPN) yang digelar tanggal 13-16 Februari 2022. Olimpiade Sains Pelajar Nasional ini diprakarsai oleh GSI (Garuda Sains Indonesia), yaitu suatu Lembaga independen yang sudah sering kali mengadakan berbagai kejuaraan baik dibidang MIPA maupun sosial.

Pada gelaran kali ini, SMAN 2 Negeri Besar kabupaten Waykanan berhasil meraih Satu Medali emas dan Satu Medali perak Dari cabang Kebumian, Satu mendali Perunggu dari cabang Geografi, Hasil yang sangat membanggakan pastinya, karena prestasi ini diraih pada keikutsertaan SMAN 2 Negeri Besar Dalam berkompetisi.Juma’at 18/2

Okta Purna Irawan, peraih medali Perunggu cabang Geografi, ketika diwawancarai via whatsapp tidak bisa menutupi rasa gembiranya karena berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Prestasi yang tidak terbayang sebelumnya, mengingat peserta lomba Geografi termasuk paling banyak peminatnya.

Baca Juga  Kapolres Way Kanan Kawal Pendistribusian Vaksin Gratis Untuk Masyarakat

“Saya sangat bersyukur, bisa mengikuti Olimpiade Sains Pelajar Indonesia . Selain bisa menambah pengalaman dan pengetahuan, alhamdulillah saya juga mendapat bonus, yaitu mendapatkan medali Perunggu.

Diakui oleh Okta, bahwa soal-soal yang dikerjakannya cukup sulit, karena Okta belum terlalu menguasai soal-soal olimpiade pada umumnya.

“Harapan ke depannya, semoga saya bisa lebih berprestasi lagi, sehingga mampu memberikan yang terbaik untuk SMAN 2. Dan pastinya saya juga masih harus terus belajar, tidak merasa puas diri dengan apa yang telah saya raih”, tutup Okta.

Hal Serupapun datang dari dua peserta peraih Mendali Emas dan Perunggun Dibidang Kebumian , Yaitu Muhammad Andreansyah dan Dhito Nugraha S.

Keduanya merasa bangga bisa mengikuti ajang Olimpiade Sains Pelajar Indonesia yang diselenggarakan oleh Garuda Sains Indonesia (GSI), Hal ini merupakan kali pertama kami mengikuti Olimpiade dan Alhamdulillah kami bisa meraih Mendali yang bisa mengharumkan Nama sekolah kami.

Baca Juga  Kakam Sunsang Prioritaskan Pembangunan Sarana Publik Pada Realisasi DD

“saya harus lebih banyak belajar lagi mengenai Ilmu Kebumian dan , karena di soal-soal pada Olimpiade Sains Pelajar Indonesia yang diselenggarakan Oleh Garuda Sains Indonesia (GSI) itu Soal- Soal Berakaitan dengan Kristalografi dan mineralogi,petrologi batuan beku,Stratigrafi,Geologi Struktur dan masih banya Soal Lainnya ”. Tutup Andreansyah

Dr.H.M.Makhrus Ali, S.Ag,M.Pd Kepala Sekolah SMAN 2 Negeri Besar mengutarakan rasa bangganya atas Raihan prestasi yang telah dicapai oleh anak-anak Didiknya.

“Semangat pantang menyerah, mau terus belajar dan berkompetisi menjadi modal berharga dalam mencapai sebuah prestasi, itulah yang menjadi kunci kesuksesan anak-anak”. Ujar Makhrus Ali.

Tak lupa dia juga Makhrus Ali mengucapkan terimakasih kepada para Guru pembimbing , yang telah bekerja keras dan meluangkan waktu untuk membimbing anak-anak sehingga prestasi ini bisa dicapai.

Baca Juga  Siap Panen, Petani Padi Negeri Agung Raih Hasil Menggembirakan

Saya sangat bangga dan sangat gembira melihat siswa SMAN 2 Negeri Besar ini Kembali meraih prestasi yang membanggakan.

“Saya selaku Kepala Sekolah, merasa bangga sekali mendengar kabar anak-anak mendapat prestasi yang sangat luar biasa ini. Harapan saya, semoga ke depan makin banyak prestasi yang bisa diraih oleh siswa-siswi SMAN 2 Negeri Besar, sehingga SMAN 2 Negeri Besar semakin hebat dan menjadi SMA yang disegani baik dalam bidang sains, sosial maupun agama”. Pungkasnya.

Makhrus Ali Berpesan kepada Seluruh Siswa-Siswi SMAN 2 Negeri Besar bahwa Ditengah Fandemi covid-19 yang belum juga Usai Dibumi Tercinta , Agar kiranya semangat belajar terus ditingkatkan,Jangan jadikan Fandemi sebagai penghalang Anak-Anak ku dalam belajar,yang perlu diperhatika ditengah wabah seperti prokes dijalakan dan taati protokol kesehatan.”Tutupnya RWKJS