Karyawan Kena Musibah, Pimpinan Tidak Tau!

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Pakuan Ratu (RWK) – Na’as seorang buruh pabrik menjadi korban PT. Agung Mulya Bunga Tapioka saat tengah bekerja.

Korban yang bernama UJ (35) yang bekerja sebagai buruh bagian mesin pemecah sagu di PT. Agung Mulya Bunga Tapioka mengalami kecelakaan bagian lengan kanan yang terputus akibat termakan mesin PT tersebut.

“Lengan tangan kanan terputus hingga ketiaknya akibat terjepit pembel mesin Open pemecah sagu,peristiwa naas itu terjadi saat korban bekerja di PT. Agung Mulya Bunga Tapioka,Kampung Tanjung Serupa Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan.”ujar salah satu saksi mata yang minta namanya dirahasiakan, Minggu (21/02/2021)

Baca Juga  Polsek Gunung Labuhan Giat Patroli Tekan Angka Kriminalitas

Salah seorang tetangga korban Komari (57) membenarkan hal tersebut bahwa memang benar UJ telah menjadi Korban dari PT. Agung Mulya Bunga Tapioka dan setelah mengalami kecelakaan korban langsung dilarikan kerumah sakit untuk diberikan pertolongan.

“sekarang korban sudah di bawa di rumah Sakit Handayani Kotabumi,korban parah hampir kehabisan darah akibat keluar dari tangan yang putus,saya baru mendapat kabar dari saudara korban sebab pihak rumah sakit menayakan potongan tangan korban yang terputus untuk menjaga hal-hal yg tidak di inginkan,lalu saudara korban membawa potongan tangan kerumah sakit menggunakan sepeda motornya”tuturnya.

Baca Juga  Wakapolres Way Kanan Ingatkan Anggota Jauh Penyalah Gunaan Narkotika

Hal senada dikatakan oleh pihak rumah Sakit yang menangani Korban Dokter Yusup mengatakan korban sempat diberikan pertolongan pertama.
“sebelumnya diberikan pertolongan pertama lalu di rujuk di rumah Sakit Handayani Kotabumi untuk sementara saya tidak tau kronologis kejadian nya gimana”jelasnya Yusup melalui Via Whatsapp nya.

Terpisah, Kepala Kampung Tanjung Serupa Mardiono,menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi pada saat korban sedang bekerja.
“kejadiannya pada saat korban sedang bekerja kurang lebih pukul 12.45 Wib sesudah luhur,saya juga belum tau persis kronologi kejadiannya gimana, sebab saya gak ditempat”ungkapnya.

Pihak Kepala Kampung juga akan menuntut pihak PT agar korban di pertanggung jawab kan sesuai dengan yang di alaminya.
“Akan saya kawal proses pertangung jawaban pihak PT.Agung Mulya Bunga Topioka untuk memberikan konfensasi yang sesuai dan layak terhadap korban,apalagi kejadian tersebut pada waktu bekerja”tegas Mardiono.

Baca Juga  Door....Spesialis Curas Mobil Pikap Lintas Provinsi

Sementara itu, pimpinan PT. Agung Mulya Bunga Topioka, Yusup seakan tertutup terkait peristiwa tersebut bahkan saat dikonfirmasi pihaknya belum memberikan keterangan yang jelas kronologis kejadian dan bentuk pertanggung jawaban PT. Agung Mulya Bunga Tapioka.

“gak tau, gak tau, bukan urusan saya”katanya sembari mematikan telepon.(RWK-K/Jon/Azh,Dal)