Harga Karet Diprediksi Sedikit Melar

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Negeri Agung RWK – Masyarakat petani sedikit dikejutkan khususnya petani Karet dengan harga yang lumayan melonjak, harga yang yang semula sangat meresahkan kini kembali normal dengan apa yang diharapkan masyarakat petani karet.

Sejumlah petani karet di Kampung Bandar Dalam Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan, kembali bangkit setelah harga di tingkat pengepul relatif baik sehingga dapat menggulirkan ekonomi masyarakat Perdesaan.

“Kami menerima informasi karet itu akan naik 80% Kabupaten Way Kanan minggu ini sudah mulai berjalan dengan lancar,” ujar Ahmad yang merupakan salah satu petani karet, warga Bandar Dalam, Minggu (07/03).

Baca Juga  RENCANAKAN PEMBANGUNAN BONGLAY GELAR MUSRENBANG

Salah satu penghasilan ekonomi masyarakat Bandar Dalam yaitu petani karet, Ahmad Petani karet yang memiliki kebun karet seluas satu hektar itu sebelumnya menjadikan andalan ekonomi keluarganya yanng kini dapat menopang kebutuhan sehari-harinya dengan harga di tingkat pengepul Rp8.500/Kg.

Dan memang sebelumnya harga karet menurun drastis hingga Rp. 4,000,00 sehingga karet banyak yang di biarkan begitu saja tanpa ada yang dimanfaatkan oleh pemiliknya.

Baca Juga  Realisasi BLT DD,Pemerintah Kampung Way Tuba sosialisasikan Prokes

Sebab sebelunya memang biaya perawatan tidak sesuai dengan apa yang dihasilkan, namun saat ini petani sedikit berterimakasih kepada pihak yang berwenang dalam peningkatan harga jual karet ditingkat petani.

“ya sedikit lega lah dengan harga yang ada setidaknya bisa mencukuoi kebutuhan sehari-hari”ungkap Ahmad.

Petani kini menjual karet ke pengepul dengan harga Rp8.500 ribu/Kg dan pengepul karet di Kampung-kampung harga tersebut meningkat 50% dari harga sebelumnya yang jatuh hingga Rp. 4,000,00;

Baca Juga  PMK, Ini Pagu Anggaran Dana Desa 2021 Untuk Way Kanan

Hal senada dikatakan Edi yang juga merupakan tetangga Ahmad, seorang petani karet di Kampung Negeri Agung Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan mengatakan membaiknya harga karet di pasaran itu tentu dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.

“kalau harga karet seperti saat ini saya yakin perekonomian masyarakat sedikit meningkat, ya seperti pak Ahmad yang sebelumnya dia di Rumah saja kini dirinya kembali bekerja sebagai penyadap Karet, itukan artinya dengan harga yang tinggi dapat mengurangi penganguran”Pungkasnya.(RWK-K/A. Said)