iklan

Harga Cabe Makin Pedas ..

Negeri Besar RWK ,- Belum juga hiang keresahan petani akibat turunnya harga komoditi yang mereka hasilkan, Masyarakat  mulai pusing  karena harga kebutuhan pokok ( pangan ) yang terus merambat naik, sehingga semakin menambah penderitaan mereka.

Kenaikan harga harga kebutuhan pokok tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat Kampung Negara Jaya , yang  mengeluhkan tingginya harga cabai, bawang merah, bawang putih serta kebutuhan pokok lainnya.

“Menurut saya naiknya harga kebutuhan pokok tidak seimbang dengan penghasilan yang saya dapat, tapi ya mau gimana lagi, dan  Kenaikan kebutuhan pokok ini tentunya sangat berdampak masyarakat yang berpenghasilan rendah seperti kami, “ujar Tuslam salah satu warga yang dikonfirmasi Radar.

Bacaan Lainnya

Sementara di pasar Sribasuki Kecamatan Negeri Besar , hargai kebutuhan pokok seperti beras mencapai harga Rp. 9500 sampai Rp. 10.000, /kg, sementara cabe merah besar Rp. 80.000 cabe rawit Rp. 85.000 bawang merah Rp. 65.000/kg ,sedangkan harga minyak goreng di pasaran masih mencapai Rp28 ribu per liternya.

Baca Juga  Kabag Tapem Sosialisasi Permendagri No 45 tahun 2016 Tentang Batas Desa

“ Kalau kenaikan – kenaikan harga -harga barang kebutuhan pokok ini tidak segera diatasi maka dapat dipastikan kami masyarakat benar benar akan mengalami hal yang berat dimasa yang akan datang, untuk itu kami berharap agar pemerintah dapat segera mengatasi hal ini  Mengingat laju, inflasi sedang menjadi momok dunia, pangan menjadi kebutuhan utama setiap warga,” ujar Yulius Arifin , Anggota DPRD Way Kanan yang juga salah sato Tokoh Pemuda di Negeri Besar Way Kanan.

Senada dengan Yulius, Sairul Sidiq SH. Ketua Komisi 4 DPRD Way Kanan berharap agar Dinas terkait, ( Dinas Perdagangan, Badan Ketahanan Pangan dan yang berkompenten lainnya untuk segera melakukan langkah langkah nyata guna menghindarkan masyarakat Way kanan dari kemungkinan yang lebih buruk.

Baca Juga  Lampung Utara Segera Miliki Bupati Definitif

“ Saya pikir apa yang terjadi di masyarakat ini harus segera dicarikan solusi yang bukan hanya beradu teori akan tetapi sesuatu yang pasti, sebagai contoh kenapa harga Karet, dan atau Kelapa Sawit dan harga singkog turun, coba kita ulas ke belakang apa tujuan dari pendirian Pabrik Kelapa Sawit , Pabrik Singkong dan Pabrik Karet di Way Kanan, tentunya untuk mensejahterakan petan, bukan mensejehterakan yang punya Pabrik saja, jasdi masalah seperti ini  harus diatasi bersama antara semua pihak terkait,” tegas Ketua DPC PKB Way Kanan tersebut. Sairul Sidiq,

Terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Way Kanan Kiki Christianto SE, MM menyatakan akan segera menurunkn Tim ke pasar pasar Readisional untuk mengetahui penyebab dari naiknya harga harga bahan pokok tersebut.

“ Kami sudah siapkan Tim untuk turun ke pasar pasar, hasilnya nanti akan dialporkan pada Pimpinan,” pendek jawaban Kiki, RWK I / JONI S

Pos terkait