FEE PROYEK BENARKAH

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu.-  Belum reda adanya pemberitaan tentang niat Romi Ferizal melaporkan berbagai dugaan kecurangan dan kemungkinan adanya Fee proyek serta pengondisian proyek untuk orang –orang tertentu, dua hari ini masyarakat Way kanan khususnya yang biasa berkelana di dunia maya akan munculnya list nama nama orang yang diduga sebagai penyetor Fee proyek di Way kanan.

“ Kalau kita bicara kepastian maka itu ranahnya penegak hukum, akan tetapi kita dapat menduga uang setoran itu memang ada, itu dapat kita lihat dari buruknya hasilnya pelaksanaan pekerjaan di Way kanan, bagaimana tidak pembangunan fisik yang bersumber APBD buruk kwalitas salah satunya akibat fee proyek/kontraktor tidak dapat kerjaan kalo gak setor dimuka, itu pun masuk daftar tunggu dulu bisa s / d 1-2 tahun baru dapat kerjaan/proyek, jadi Setoran itu adalah rumpun dari KKN bancakannya Penguasa, Situasional ini selala berulang- ulang (lingkaran setan)”, ujar Man fikri, pengunggah dugaan setoran ( Fee Proyek ) tersebut di medsos yang dikonfirmasi Media ini.

Baca Juga  Pembangunan PAMSIMAS Kampung Banjar Sakti Diduga Asal Jadi

Lebih jauh Man menerangkan akibat adanya pandemi, anggaran ngepush untuk covid ditambah euforia pasca pilkada Way Kanan sementara setoran overload maka tarjadilah Birokrat saling sikut sengkarut, saling menyalahkan dan ahirnya Mantan Kadis PU Way Kanan Romi Ferizal  jadi Kambing Hitam, atau jadi Pembokbosan,

Terpisah Elyas Yusman kembali mempertanyakan APH Way Kanan yang pernah ia lapori terkait dengan dugaan KKN dan dugaan korupsi dalam proyek pengadaan AC RSUD Zainal Abidi Pagar Alam Way kanan yang terkesan dipeti es kan,

Baca Juga  Pendataan SDGs Kampung Karang Agung Rampung!!

“ masalah dugaan korupsi dalam pengadaan AC RSUD Zainal Abidin Pagar Alam itu sudah saya laporkan ke Kejari Blambangan Umpu, akan tetapi hingga hari ini belum ada kelanjutan, padahal sudah saya saampaikan bahwa mulai dari penawaan diduga sudah melenceng dimana Pebawaran muncul dmelalui akun Panitia, yanghal itu tidak diperbolehkan, selain itu hasil cek and ricek dilapangan  kami menduga ada ratusan juta uang negara yang ditelip pelaksana yang kami duga sarayt KKN tersebut,” ujar Elyas Yusman SE. Salah satu tokoh pemuda Way kanan. (RWK I/ARTI)