Dukung GNPIP, Camat Negeri Agung Tanam Cabai bersama KWT Rejosari

Blambangan Umpu (RWK)- Sebagai bentuk dukungan terhadap program gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP), Camat Negeri Agung Hepi Haryanto,S.E,. dan Kepala UPT Pertanian Negeri Agung Sutaryo,S.E., bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) putri cantik Kampung Rejosari menanam cabai, Kamis (24/11/2022).

“Kegiatan ini merupakan program gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) dan pencegahan stanting pemerintah Kabupaten Way Kanan, dimana sesuai arahan Presiden Republik Indonesia  Ir.Joko Widodo yang disampaikan dalam Rakornas Pengendalian Inflasi pada 18 Agustus 2022, tentang pengendalian tingkat inflasi daerah.”Ujar Camat Negeri Agung saat dikonfirmasi Radar Way Kanan

Baca Juga  Hujan,Camat Blambangan Umpu Tetap Gelar Upacara Sumpah Pemuda

Selain itu, gerakan tanam (Gertam) Cabai yang dilaksanakan kelompok tani wanita kampung Rejosari untuk mendukung ketahanan pangan dan mendorong produksi.

“Saya harap bukan hanya KWT kampung Rejosari saja, tapi diikuti oleh seluruh kampung yang lain untuk dapat memanfaatkan laha kosong atau pekarangan untuk dapat di tanami sayur-sayuran selain untuk bermanfaat untuk kelompok juga bermanfaat untuk keluarga, jadi pesan saya kepada anggota Kelompok wanita tani jika pekarangan nya sudah siap untuk di tanami nanti pak camat akan berikan bantuan bibitnya.”imbuhnya.

Baca Juga  Program Pamsimas Mekar Asri diduga Catut Nama Warga

Terpisah, Drs  Hi. Marsidi Hasan mantan Wakil Bupati Way Kanan memberikan apresiasi atas berbagai inovasi yang dilakukan oleh Camat Negeri Agung Happy Haryanto gimana menurutnya di saat seperti inilah para pemimpin harus turun ke masyarakat memberikan semangat sekaligus mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat yang ia Pimpin.

Baca Juga  Kembali Kampung Mulya Agung Salurkan BLT DD 86 KPM

” semua kita tahu bahwa saat ini semua sulit harga kebutuhan pokok mereka naik di sisi lain harga produksi petani mulai dari karet sawit maupun singkong terkesan fluktuatif bahkan termasuk rendah sehingga masyarakat Maret perekonomian di tengah keluarga walaupun tidak mampu siaran langsung menyelesaikan masalah akan tetapi telah membuat bahagia dan memberikan semangat yang luar biasa bagi mereka dalam menatap kehidupan mereka ke depan,” ujar Marsidi Hasan. RWK