Dugaan Pungli dalam Penyaluran Bansos UMKM

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu(RWK),– Masyarakat Kampung Sukamaju Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan mengeluhkan adanya dugaan pungli atas penerimaan uang bantuan sosial UMKM. Yang diduga dilakukan oknum Masyarakat setempat dengan dalih untuk membayar koperasi. Akan tetapi, koperasinya sendiri tidak jelas.

” awalnya dari Rp. 2.400.000 Baksos UMKM yang kami terima melalui rekening diminta kembali sebesar Rp.400.000 oleh seseorang yang berinisial B warga Kampung Sukamaju dan alasan untuk membayar dan menjadi anggota koperasi. Tentunya, hal itu membuat saya bingung Sebab teman-teman saya yang lain yang juga menerima, sama sekali tidak ada potongan ataupun permintaan untuk menjadi anggota koperasi. Karena uang bantuan itu akan kami gunakan untuk menopang kelangsungan usaha kami. Yakni membuat pilar,  dan saat hari itu saya tanyakan kepada penerima yang lain mereka menyatakan tidak pernah ada potongan ataupun permintaan militer atau koperasi sehingga hal itu saya ributkan akan tetapi, uang saya hanya kembali Rp200.000,”  ucap Yy ( 48). 

Baca Juga  Indra Ajak Umat Kristiani Berperan Aktif Bangun Persaudaraan Sesama

Salah seorang dari 5 masyarakat Kampung Sukamaju Kecamatan Bumi Agung yang mendatangi rumah Lukman anggota DPRD Way Kanan, dari Fraksi Partai Amanat Nasional guna Menyampaikan keluhan tersebut.

Hal Senada disampaikan oleh Tri dan Im, teman sekampung Yy. Haidar saja menurut IM dan Tri bahwa uang yang sempat diambil oleh oknum tersebut kembali dipulangkan saat menjadi perbincangan publik di kampungnya.

” Kalau saya tidak Rp 400, hanya Rp200.000 akan tetapi setelah Masyarakat libur tentang adanya potongan itu. Uang saya dikembalikan namun mengapa Kami tetap melaporkan hal ini kepada Pak dewan, karena kami takut hal ini akan berlanjut terus sehingga kami Masyarakat yang miskin ini akan selalu menjadi korban,” imbuh Im.

Baca Juga  KPU : Penyandang Disabilitas Tidak Perlu Ragu Untuk Datang KE TPS

Pada kesempatan yang sama, Lukman Fraksi Partai Amanat Nasional di DPRD Way Kanan, menyatakan ia akan menelusuri kasus tersebut karena bisa jadi apa yang dialami oleh ketiga warganya ini juga dialami oleh warga warga yang lain. namun, mereka belum melapor dan bahkan bisa jadi terjadi di Kampung Apung maupun di Kecamatan-kecamatan lain bagi penerima Bantuan Sosial UMKM.

” Kejadian ini akan saya laporkan ke fraksi Amanat Nasional dan juga Pimpinan DPRD Way Kanan untuk dapat ditindak lanjuti di lapangan. Sebab, bukan tidak mungkin Bantuan Sosial sekarang ini dijadikan lahan baru bagi Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk melakukan Pungli mengapa hal ini. Karena ini memang sudah menjadi salah satu tugas anggota DPRD. Melakukan pengawasan atas semua pelaksanaan Program Pemerintah,” tegas Lukman.

Baca Juga  Puskes Bumi Baru Kembali Mengadakan Suntik Vaksin Kepada Masyarakat

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Way Kanan Edwin S.SI menyatakan tidak pernah memerintahkan maupun mengetahui adanya dugaan pungli tersebut.

” saya belum pernah dengar ada pungli mungkin saja itu sebagai ucapan terima kasih mereka akan tetapi kalau yang benar ada pungli silakan yang dirugikan untuk melapor,” tegas Edwin Bavour.

Sayangnya Busono warga yang diduga telah menerima uang pungli dari penerima Bansos tidak dapat dihubungi. RWK1