Diharapkan, Dinas Lingkungan Hidup Mampu Mengambil Sikap

Kasui, RWK- Setelah diberitakan Radar Way Kanan, pada Senin, (22/11)lalu, terhadap salah satu lapak karet yang diduga milik Mefta, Dusun RT.001/RW.003, lingkungan 3 Kelurahan Kasui Pasar, Kecamatan Kasui, Way Kanan, Lampung yang cemari lingkungan. Belum mendapat respon yang serius dari pihak terkait.

Bahkan, Camat Kasui Ansori, S.Pd yang merupakan pimpinan tertinggi di kecamatan itu saat dikonfirmasi seolah enggan memberikan sikap yang profesional, yang diduga terkesan tidak peduli (acuh).

Baca Juga  LESTARIKAN BUDAYA INDARSYAH GELAR BUGAWI

Sebanyak dua kali ditanyakan wartawan koran ini melalui pesan tertulis yang disampaikan pada Via WhatsApp miliknya, terkait progres apa yang akan lakukan pihaknya akan hal itu. Akan tetapi sangat diluar dugaan, selaku pejabat publik yang semestinya memberikan sikap yang profesional, namun disayangkan ia tak menggubris hal tersebut, alias hanya membaca saja pesan tertulis yang disampaikan radarwaykanan.com. Padahal limbah itu, diduga sangat menciderai lingkungan, apalagi keberadaannya yang tepat di tengah-tengah masyarakat, sangat perlu ditindaklanjuti secara serius.

Baca Juga  Kampung Bandar Kasih Kembali Salurkan BLT DD Ke 60 KPM

Hal tersebut, juga telah termaktub dalam Undang-Undang No 32 Tahun 2009 pasal 1 ayat (2) sudah diatur. Dan bahkan tercantum jelas dalam Bab X bagian 3 pasal 69 mengenai larangan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang meliputi larangan melakukan pencemaran, memasukkan benda berbahaya dan beracun (B3), memasukkan limbah ke media lingkungan hidup, melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, dan lain sebagainya. RWK.