Akun nya di Retas, Yayu bersiap lapor Polisi.

Blambangan Umpu. RWK –  Yayu Suhesti, Penjabat Kerpala Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba Way kanan, meminta para koleganya di mana pun berada untuk tidak mempercayai apapun yang ia lalukan lewat Akun miliknya, karena akun tersebut dibajak orang yang diduga memang senegaja untuk menjatuhkan nama dan karakternya selaku pribadi maupun sebagai penjabat Kepala Kampung.

Yayu yang juga mantan Wartawan Radar Lampung sebelum diangkat sebagai ASN  juga menghimbau agar rekan rekannya untuk berhati hati dengan modus yang dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,  

“ Dengan kejadian yang saya alamai ini, saya juga berharap agar pengguna Instagram lainnya harus meningkatkan kewaspadaan untuk mengamankan akunnya, karena yang menimpa sayapun modusnya baru, karena pembajak sendiri melakukan kejahatannya melalui pesan yang dikirim via Direct Messages (DM) yang saya terim dari akun  kawan saya yang meminta bantuan untuk vote (sumbang suara) sebuah event.

Baca Juga  Licin Mak Liut - (Tapi Bohong)

“Isi DM itu meminta untuk bantu vote, yaitu like postingan nomor 7, lalu dikirim link postingan itu, Ketika link tersebut di klik, muncul halaman berjudul Instagram Followers yang meminta untuk memasukkan data yaitu user name dan kata sandi. Saat dikonfirmasi, pelaku berkilah untuk bisa masuk halaman postingan yang akan di vote, maka harus log in kembali., ternyata itu saya lalukukan akun saya sudah mereka bajak,

Baca Juga  Ibukota Way Kanan Dihantui Kegelapan, Warga Pertanyakan Tunggakan dan Pemeliharaan Lampu Jalan

Masih menurut Yayu, hingga berita ini diturunkan akun Instagram miliknya masih dikendalikan oleh pelaku peretasan

“Sebenarnya dini hari tadi, Sabtu (28/1) akun sempat dipulihkan dengan bantuan tim cyber kami yg ada di kampung. Tapi ternyata sejam kemudian, diretas lagi, saya juga sempat membuat postingan dalam story berisi ucapan terimakasih serta informasi bahwa akun telah pulih, sebelum akhirnya diretas kembali., sehingga saya telah memikirkan untuk melaporkan hal ini ke Polisi, karena no yang diduga pelaku  sudah tedeteksi dan sudah ada yang menjadi korban .

Baca Juga  Kepala Kampung Sukabumi Laksanakan Muskamsus Penetapan Calon Keluarga penerima Manfaat Bantuan BLT-DD THN 2024

“ ada yang telah menjadi korban salah satunya berhasil ditipu untuk mentransfer uang sejumlah Rp 650 ribu ke rekening BNI 1259275236 an Muhammad Nur. Sedangkan korban lainnya tertipu untuk mengikuti undangan vote tersebut hingga akun mereka pun dibajak.

“ Hasil penelusuran kami, dketahui pelaku terdeteksi melakukan login di daerah Bekasi. Selain itu dari pernyataan korban lainnya, pelaku juga sempat menghubungi via WA dengan nomor 088279880759.

“Saat ini masih kami pantau, jika nanti muncul korban berikut dan menimbulkan kerugian besar, kemungkinan akan kami bawa kasus ini ke ranah hukum,” pungkas ,” tegas Yayu. RWK I