1 Keluarga dihabisi Karena Harta,begini Kronologinya

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Radarwaykanan.com, Negara Batin,- Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) Polsek Negara Batin berhasil mengumpulkan beberapa keterangan dari masyarakat dan Kepala Kampung setempat dan didapat kesimpulan mengenai kronologi kejadian. Kamis ( 6/10)

Menurut keterangan M.Yani selaku Kepala Kampung Marga Jaya mengaku, dirinya sempat curiga karena pada bulan Oktober 2021, ia tidak melihat korban Z di masjid tempat biasa ia melakukan sholat.

“Sekira bulan oktober tahun 2021 kepala kampung Marga Jaya sdr.M.Yani merasa heran karena ada jemaah masjid yang tidak biasanya tidak datang kemasjid untuk sholat yaitu sdr. Zainudin, lalu kepala kampung bertanya kepada jamaah masjid yg lain, setelah itu ada masyarakat yg kemudian mendatangi rumah sdr. Zainudin disana bertemu dg sdr. Erwin dan dikatakan oleh sdr. Erwin kalau Bapak dan ibunya pergi merantau ke gunung,” tuturnya.

Baca Juga  Kampung Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu Laksanakan Muskamsus Penetapan Calon Keluarga Penerima Manfaat BLT-DD Thn 2024

Namun, kecurigaan M.Yani bermula saat Sdr. Erwin mulai menjual beberapa harta milik keluarganya.

“Selang 1 bulan kemudian saya dan masyarakat terdapat kecurigaan dg sdr. Erwin yang sudah mulai menjual tanah milik bapaknya di kp.Marga Jaya, lalu sempat ditanyakan kepada sdr.Erwin dan dijawab dia disuruh bapaknya menjual tanah tersebut untuk bayar hutang, sekitar 2 bulan kemudian sikap sdr. Erwin semakin aneh karena berani menjual lagi tanah yang lain milik bapaknya,” Jelas M.Yani

Setelah itu, Juwanda yang merupakan saudara tiri dari terduga pelaku pulang dari merantau dan menanyakan keberadaan ibu dan ayahnya, dan langsung menyusul ke tempat yang disebutkan oleh terduga mengenai keberadaan orang tuanya.

Baca Juga  BMKG Sebut Musim Penghujan di Lampung Mulai November 2023

“Pada akhir tahun 2021 sdr. Juwanda pulang dari merantau dan saat dirumah menanyakan kemana ibu dan bapaknya, oleh sdr. Erwin dijawab pergi ke gunung, lalu akhirnya sdr. Juwanda dan Erwin pergi ke gunung untuk memastikan keberadaan ibu dan bapaknya, dan akhirnya pulang tanpa diketahui keberadaan ibu dan bapaknya, mulai dari situ sdr.Erwin dan Juwanda bertengkar terus, dan pernah juga didamaikan oleh Sekdes kampung Marga Jaya,” Tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan”Puncaknya pada bulan februari terjadi keributan antara sdr. Erwin dan sdr. Juwanda yang terjadi di pasar kp.Marga Jaya disaksikan oleh masyarakat, kemudian sejak malam itu sdr. Juwanda sudah dikabarkan hilang, dan akhirnya pada bulan oktober 2022 didapat pengakuan dari salah satu pelaku an.Wahyu yg mengatakan h telah ikut dalam pembunuhan sdr. Juwanda, dan mayatnya ditemukan sudah terkubur di kebun singkong, setelah itu anggota polsek Negara Batin mengejar untuk menangkap pelaku pembunuhan an.Erwin, sampai akhirnya pelaku dapat diamankan di daerah Lampung Selatan dan dari pengakuan pelaku kalau sudah melakukan pembunuhan terhadap 4 orang yang lain dalam satu peristiwa, yaitu korban sdr. Zainudin, Siti Romlah, Wawan dan satu orang anak perempuan umur 5 tahun, yang kesemua jasad korbannya dimasukkan kedalam safetitank lalu di cor oleh pelaku,” tutupnya.

Baca Juga  Kampung Karya Agung ukir sejarah

Berdasarkan keterangan tersebut, Kapolsek bersama anggota dengan didampingi aparat Kampung setempat mengecek lokasi saftitank dibelakang rumah sdr. Erwin setelah dibongkar berhasil diangkat dari dalam sumur/saftitank bagian tubuh manusia berbentuk tengkorak / tulang, kemudian pencarian/pengangkatan jenasah dihentikan sementara menunggu tim inafis polda.

RWK/JONI