Siap Panen, Petani Padi Negeri Agung Raih Hasil Menggembirakan

Negeri Agung (RWK) – Sejumlah petani di Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, dalam waktu dekat akan mulai memanen padi sawah sehingga dapat meningkatkan ketersediaan pangan keluarga di tengah pandemi COVID-19, Saptu (20/03).

“Kemungkinan kami pekan depan akan mulai memanen hasil padi sawah,” kata Yuyun (30), seorang petani padi dikampung gedung harapan kepada radar way kanan sa’at sedang memantau sawahnya.

Yuyun mengatakan Panen padi di wilayahnya akan berlangsung sampai dua pekan ke depan, sehingga petani kini sibuk di areal persawahan.

“Panen padi ini merupakan hasil dari musim tanam seluas 15 hektar sawah pada bulan Desember 2020 lalu dan akan panen di awal bulan April 2021, sebab benih padi yang ditanam varietas unggul dan bersertifikasi hijau dengan masa panen 100-110 hari setelah tanam (HST),”Jelas yuyun

Baca Juga  Ingat! Hari Terakhir Lapor SPT Pajak, Kalau Nggak Denda & Bui

Dilanjutkannya, Benih varietas padi yang dipanen ini jenis produktivitasnya yang cukup tinggi.


“Panen ditahun 2021 cukup bagus dan tidak terserang hama maupun penyakit tanaman Bahkan bila dibandingkan ditahun lalu kami panen seluas 1 hektare bisa menghasilkan sebanyak 7,5 ton gabah kering pungut (GKP), dan jika diakumulasikan menjadi beras bisa mencapai 4 ton, semoga saja tidak ada musibah, agar dapat memenuhi ketersediaan pangan keluarga dan sebagian akan kami jual, untuk kebutuhan hidup” Ungkapnya.

Hal senada disampaikan petani padi lainnya, Suratno (45) menyatakan bahwa panen padi kali ini sangat luar biasa dan harus disyukuri karena para petani juga sangat terbantu dengan ada na Gapoktan di Kampung sehingga bisa memperoleh bibit unggul dengan mudah,”semoga petani way kanan panen dalam keadaan sehat dan tidak ada halangan agar hasil tani lebih dapat berkembang lagi,”papar suratno.

Baca Juga  Program KIA Gizi UPT Puskesmas Negeri Agung

Dia juga berharap agar pemerintah dapat membantu usulan pupuk yg di sampaikan melalui kelompok tani bisa segera dapat terealisasi sehingga tidak lagi kesusahan mendapatkan pupuk pada musim tanam kedepannya.

“Semoga pemerintah dapat lebih peduli lagi kedepannya dengan memenuhi kebutuhan para petani sehingga kesejahteraan para petani bisa terwujud melalui harga jual beras atau gabah yang memadai,”Harapnya.(RWK-W/AWAL).

Next Post

Lakukan Musyawarah Khusus, Kampung Setia Negara Tetapkan 357 Penerima BANSOS

Sat Mar 20 , 2021
Negara […]