Kerjasama untuk Kebaikan Bersama, Gotong Royong Warga Sari Jaya

Negara Batin-RWK, – Puluhan masyarakat Kampung Desa Sari jaya Kecamatan Negara Batin bahu membahu membersih kan jalan serta mengoret rumput di pinggiran siring yang merupakan penghubung utama Dari dusun ke dusun (11/6).

Hal ini dilakukan berdasarkan kepedulian warga terhadap lingkungan, selain itu Warga secara bersama sama memberikan sumbangan sesuai kemampuan , yang punya tenaga dan keahlian membantu pengerjaan sementara mereka yang punya uang kebagian tugas belanja bahan kayu untuk memperbaiki tempat parkir dan peralatan lainnya. Ibu-ibu tak mau kalah, mereka kebagian tugas menyediakan makanan.

” Alhamdulillah ini adalah sebuah tradisi dan semangat yang harus tetap terjaga, Gotong royong adalah budaya bangsa kita,” kata EDI tokoh pemuda setempat sekaligus kaur pemerintahan di kampung sari jaya.

” Kegiatan ini dilakukan karena rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya,ini merupakan aset besar bagi kemajuan sebuah daerah. Kepedulian masyarakat yang disandingkan dengan kepedulian pemerintah akan membuat setiap program pembangunan berjalan dengan maksimal dan Terjalin sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah, itu modal menjadikan Sari Jaya sebagai daerah juara,” Tambahnya.

Baca Juga  Tim Kecamatan Gunung Labuhan Lakukan Monitoring Penggunan ADD Kampung Labuhan Jaya

“Kami sudah mengajukan agar jalan dibangun menjadi rambat beton, mudah-mudahan saja bisa segera direalisasikan,Sementara itu sebagai daerah dataran rendah, di kampung sari jaya terdapat banyak aliran sungai yang membelah perkampungan penduduk. Sehingga perlu dilakukan upaya kampanye pelestarian sungai, Masyarakat harus terus diedukasi agar kondisi daerah aliran sungai kita bagus, Yang paling utama adalah masalah kebersihan. Bahwa sungai bukan tempat sampah,” Ucap Suwarno Pj Kepala kampung Sari Jaya yang didampingi oleh Kepala kampung Terpilih Hendeka putra disela sela kegiatan.

Baca Juga  Bengkulu Rejo Launching Kampung Tangguh Nusantara

“Untuk masyarakat yang tinggal di sekitar harus didorong agar bangunan rumahnya tidak membelakangi sungai. Sehingga warga memiliki kepedulian terhadap kebersihan sungai dan tak lagi menganggap sungai tempat sampah, Jika sungai banyak tercemar, maka akan tercemar pula kibgkungan kita. Padahal sebagai daerah wisata, kebersihan adalah hal yang utama,”tutup Suwarno.RWK/Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Melalui Dana Desa, Kampung Bengkulu Tengah Bangun Sumur Bor

Fri Jun 11 , 2021
Gunung […]