Kampung Gunung Labuhan Efektifkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Gunung Labuhan (RWK)– Keberadaan kantor kampung bukan hanya sebagai simbol bahwa adanya sebuah lembaga pemerintah, namun juga sebagai pusat pelayanan, pusat informasi dan sebagai tempat perencanaan pembangunan desa.

Hampir kebanyakan kantor-kantor kampung yang ada, jarang di buka untuk melayani masyarakat, bahkan ada kantor yang berbulan-bulan tidak digunakan. Ada yang sebagian mengalihkan pelayanan ke rumah pribadi Kepala kampung maupun Sekretaris kampung ataupun lainnya.

Namun hal tersebut berbeda dengan Kampung Gunung Labuhan yang selalu menempatkan kantor kampung sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat Gunung Labuhan, hal ini terlihat dengan efektifnya perangkat kampung yang piket di kantor setiap harinya yang terjadwal secara masif.

Baca Juga  Sekam Gunung Sari Motivasi Warga Menanam Singkong

Kepala Kampung Gunung Labuhan H.Yanto mengatakan, bahwa dirinya sudah membuat jadwal piket untuk perangkat kampung guna efektivitas kantor kampung, supaya tidak ada kekosongan perangkat kampung di kantor kampung.

Sehingga setiap kebutuhan masyarakat bisa terlayani dan tidak ada masyarakat yang terabaikan dengan alasan perangkat kampung tidak berada di tempat.

Untuk itu, ia juga menghimbau kepada perangkat untuk selalu melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai petugas di kampung, apa lagi untuk sekarang ini pemerintah sudah memberikan perhatian yang serius bagi perangkat kampung dengan memberikan Gaji ataupun insentif yang cukup besar kepada aparatur kampung.

Baca Juga  Sawah Mulai Mengering, Petani Padi Terancam Merugi

“Ya Alhamdulillah kalau jadwal piket sudah kami atur sedemikian rupa, dan setiap hari perangkat kami selalu standby di kantor, sehingga memudahkan bagi masyarakat untuk melakukan pengurusan, apa lagi dengan hal yang mendesak masyarakat tidak susah-susah mencari kepala kampung, tinggal ke kantor kampung saja,” ujar H.Yanto.

Lebih jauh H.Yanto mengatakan bahwa Perangkat kampung merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah untuk mengurus masyarakat di tingkat kampung, untuk itu perangkat harus berkantor seperti pegawai pada umumnya. 

“Kami sadari bahwa tupoksi yang kami emban ini adalah pelayan bagi masyarakat sehingga harus maksimal melayani mereka,” Tegas H.Yanto. RWK-W/Oksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Diduga Tak Kantongi Surat Perjanjian, Proyek Jembatan Way Umpu Jalan Terus

Thu Mar 4 , 2021
Blambangan […]