KPU Way Kanan Lakukan Tabulasi TPS Daerah Blank SPot

  • Whatsapp

Blambangan Umpu (RWK)-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Way Kanan mulai melakukan tabulasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk dalam daerah blank spot, hal ini diperuntukan guna mempersiapkan pemakaian sistem Sirekap pada saat penghitungan suara pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

Ketua KPU Way Kanan Refki Darmawan, S.H. menyatakan bahwa “berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR-RI dan Bawaslu, bahwa SiRekap hanya sebagai alat bantu dan sebagai akses transparansi penghitungan suara, walaupun sipatnya hanya alat bantu aplikasi Sirekap sudah disiapkan juga yang dapat di gunakan Offline sesaat penghitungan di TPS, kemudian dapat dikirimkan di lokasi yg terdapat singnal dengan di dampingi saksi dan pengawas TPS.

Baca Juga  Kodim 0427/Way Kanan, Adakan Komsos Dengan Pemkab

Sebelumnya kita telah melakukan persiapan dengan mendata tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Kabupaten Way Kanan, untuk mengetahui dimana saja yang terkendala blank spot atau susah singnal dan kita Sudah melakukan pemetaan titik-titik koordinat di 991 TPS yang tersebar di 15 kecamatan, dari hasil pendataan kita yang dibantu PPK terdapat 164 TPS di 63 Kampung yang masih terkendala dengan singnal tegas Refki.

Sementara, terkait dengan KPPS sesuai dengan PKPU no 5 tentang tahapan program dan jawdal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota serentak tahun 2020 saat ini dalam masa pembentukan KPPS, tentunya jika sudah terbentuk maka akan kita lakukan bimtek di semua jenjang penyelengara Adhoc baik PPK, PPS dan KPPS akan kita bekali bagaimana proses Pemungutan dan Penghitungan suara. Rekapitulasi suara dan pengunaan Sirekap atau Sistem Informasi Rekapitulasi rencananya pada tgl 21 November Komisi Pemilihan Umum akan melaksanakan simulasi secara serentak, dengan mencoba melakukan se’real mungkin pemungutan suara di TPS yg akan ditunjuk, ini juga upaya kita untuk menguji cobakan aplikasi Sirekap secara Nasional, agar kita bisa mengetahui apa kendala dalam pemungutan suara dan pengunaan Sirekap.” pungkasnya
RWK/Alba

Related posts