KPM BPNT Gunung Labuhan Sudah Terlaksana

  • Whatsapp

Gunung Labuhan (RWK)-Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) di Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan, berjalan lancar. Semua keluarga penerima manfaat mengambil di agen yang sudah ditunjuk oleh Dinas Sosial (Dinsos) KabupatenWay Kanan.

“Alhamdulillah masyarakat sangat terbantu dengan adanya Program BPNT.
ini merupakan terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tutur Apun pendamping BPNT Gunung Labuhan kepada RWK, Minggu(01/11).

Menurut Apun, BPNT merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Bantuan, dalam bentuk bahan pangan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Terdiri dari beras 10 kilogram, telur 16 butir, kacang hijau 1/2 kilogram, kentang 1 kilogram dan buah apel 1 kilogram/4 buah.

Masih kata Apun, semua barang BPNT yang diserahkan kepada masyarakat telah di garap atau yang menjadi suplai diambil oleh PT. MJM, yang menurutnya sesuai namun berbeda dengan pantauan Media Radar Way Kanan, nyatanya barang yang diserahkan kepada KPM tidak sesuai dengan nominal yang di kucurkan yakni Rp. 200. 000.
“Kita sudah di suplai oleh PT. MJM dengan total 2500 KPM se-kecamatan Gunung Labuhan yang saya rasa barang yang diberikan sesuai dengan nominalnya yakni Rp. 200. 000/bulan”tambahnya.

Baca Juga  Jembatan Way Lunik Gisting jaya Rusak dan Tidak Terawat

Namun menurut pantauan Media Radar Way Kanan diduga barang-barang yang di suplai oleh PT. MJM tidak sesuai. Dikarenakan telur 16 tidak sesuai dikarenakan kecil-kecil dari biasanya, dan Buah Apel yang katanya 1 kilo namun 4 buah akan tetapi kecil-kecil dan telah ditemukan buahnya busuk.
Menurut SN(52) salah satu penerima BPNT satu buah apel yak sempat iya makan.
“Pembagian bulan ini satu buah tidak saya makan karena busuk”ungkapnya.

Baca Juga  Pemerintah Kampung Kemu kembali Salurkan BLT DD Bulan April Dan Mei

Terpisah AY(51) yang juga tetangga SN iya hal sama yang iya alami.
“Saya juga satu buah tidak termakan karena busuk ditambah juga buahnya kecil-kecil”keluhnya.

Dengan adanya program sembako harapnya, dapat mengurangi beban pengeluaran Keluaraga Penerima Manpaat (KPM), karenan sebagian kebutuhan dasarnya telah terpenuhi. Bahkan dengan adanya tsnbahan jenis pangan, dapat meningkatkan gizi masyarakat

Namun apa yang diharapkan oleh masyarakat berbalik tak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Sementara Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Gunung Labuhan Apun mengatakan semuanya sesuai.
“Saya rasa semuanya sesuai apa yang di suplai oleh PT. MJM karena hingga sekarang masyarakat tidak ada yang protes”tutupnya.

Related posts